Kadin Sulteng Diharap Mampu Berkontribusi Topang Ekonomi Daerah

Momen Wagub Sulteng Reny A Lamadjido Pose bersama pada pelaksanaan Pembukaan Musprov Kadin, Rabu (20/05/2026) Foto: Ami

Palu, redaksirakyat.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah, diharap mampu berkontribusi dalam menopang pertumbuhan ekonomi Daerah, karena memiliki peran strategis dalam dunia investasi, sehingga diperlukan kolaborasi dalam mengajak para investor membangun bisnis di Sulawesi Tengah.

“Kadin salah satu wadah berkumpulnya para pengusaha di Daerah, maka melalui jaringan mereka kami harap dapat meningkatkan investasi Daerah, supaya ekonomi semakin tumbuh,”kata Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII Kadin Sulteng di Palu, Rabu (20/05/2026).

Wagub Reny menyebutkan, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Sulteng pada triwulan I Tahun 2026 tumbuh 8,32 persen, pada pertumbuhan itu ditopang industri pengolahan dari sektor pertambangan nikel.

“Sulteng memiliki beragam potensi ekonomi, baik itu sektor pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, pertambangan hingga jasa dan perdagangan. Namun, belum terkelola optimal, maka Kadin harus mengambil peran itu guna optimalisasi potensi-potensi tersebut,” sebutnya.

Lanjut Wagub Reny, kekuatan sektor industri pengolahan ditunjang dengan peningkatan produksi nikel yang tumbuh sekitar 15,9 persen, selain itu sektor penunjang lainnya yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 16,19 persen, serta pertambangan dan penggalian sebesar 14,17 persen.

Saat ini Sulteng secara masif melakukan kegiatan ekspor komoditas Durian ke Tiongkok, empat bulan terakhir atau sejak Januari hingga April 2026 sebanyak 1.044 ton dengan nilai pendapatan petani mencapai Rp397 miliar.

“Durian dapat menjadi sumber ekonomi baru Daerah, maka kami menginginkan Kadin sebagai mitra strategis Pemerintah mampu memanfaatkan peluang bisnis baru guna memperkuat lini perekonomian Daerah,” paparnya.

Di kesempatan itu juga Wabup Reny mengingatkan Kadin laksanakan Musprov dengan penuh rasa kekeluargaan, saling menghargai, mengedepankan Musyawarah dan mufakat.

“Tidak perlu sampai gontok-gontokan. Kalah dan menang itu hal biasa. Setelah nanti terpilih ketua baru sebagai nakhoda organisasi, saya berharap Kadin Sulteng semakin solid,” tutupnya. (Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *