Daerah  

BNN Bentuk Empat Tim, Tes Urine ASN di Parigi Moutong

Tim BNN Kabupaten Poso, saat menata pot urine ASN Pemerintah Parigi Moutong. Foto : Ami

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Poso, membentuk serta menyebar empat tim, untuk melaksanakan tes urine terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Empat tim terdiri sebanyak 24 petugas dibagi dan bergerak secara bersamaan ke OPD yang telah ditentukan, agar pemeriksaan dapat berlangsung lebih efektif dan menjangkau seluruh sasaran.

Kepala BNN Kabupaten Poso, AKBP Pradiptya Mahayana mengatakan, pelaksanaan tes urine merupakan tindak lanjut atas permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan Narkotika di lingkungan aparatur Pemerintah.

“Kami atas undangan Bupati melaksanakan tes urine kepada ASN, pegawai maupun PPPK di Kabupaten Parigi Moutong. Kami menurunkan empat tim dengan total 24 orang dan seluruh tim bergerak ke OPD masing-masing,” ujar AKBP Pradiptya, di sela pelaksanaan tes urine, Selasa pagi (21/07/2026).

Dalam pelaksanaannya, BNN Kabupaten Poso bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, untuk memastikan seluruh tahapan pemeriksaan berjalan sesuai prosedur.

AKBP Pradiptya menjelaskan, hasil pemeriksaan dapat diketahui segera setelah tes dilakukan. Selanjutnya, hasil tersebut akan disampaikan secara resmi kepada Pimpinan Pemda Parigi Moutong

.“Hasilnya bisa langsung diketahui. Setelah itu kami akan menyampaikan laporan resmi kepada Bapak Wakil Bupati maupun Bapak Bupati,” jelasnya.

Sementara itu, apabila ditemukan pegawai yang terindikasi positif menggunakan Narkotika, BNN akan merekomendasikan agar yang bersangkutan menjalani rehabilitasi sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada yang positif, kami sarankan untuk direhabilitasi, baik melalui rawat jalan maupun rawat inap. Pelaksanaannya nanti menyesuaikan kebijakan Pemerintah Daerah, apakah tenaga ahli kami yang datang ke Parigi Moutong atau pegawai tersebut menjalani rehabilitasi di Poso,” sebutnya.

Selain menyasar OPD, BNN turut menjadwalkan pelaksanaan tes urine di sejumlah sekolah sesuai daftar yang telah ditetap Pemda Parigi Moutong.

“Penentuan lokasi akan menyesuaikan jadwal yang telah disusun bersama Dinas Kesehatan,” tandasny.

Menurut AKBP Pradiptya, tes urine merupakan bagian dari pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Melalui kegiatan tersebut, BNN berharap penyalahgunaan narkotika di lingkungan aparatur dapat dideteksi lebih dini sehingga pegawai yang terindikasi dapat segera memperoleh penanganan melalui rehabilitasi.

“Dengan adanya tes urine ini kami berharap dapat mengetahui ASN yang terindikasi positif narkoba sehingga dapat segera direhabilitasi dan dikembalikan untuk menjalankan tugasnya dengan baik,” tutupnya. (Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *