Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Koperasi Izin Pertambangan Rakyat (IPR) Desa Kayuboko, Kabupaten Parigi Moutong, menyalurkan empat Ekor hewan Kurban untuk tiga Desa pada Idul Adha 1447 Hijriah.
Ketua Koperasi Rakyat Kayuboko Sejahtera, Wawan mengatakan, penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap Masyarakat terutama di sekitar Wilayah operasional Koperasi.
“Kami menyerahkan empat ekor sapi. Rinciannya, dua ekor untuk Desa Kayuboko, satu ekor untuk Desa Air Panas, dan satu ekor untuk Desa Olaya,” kata Wawan, Selasa (26/05/2026).
Wawan menjelaskan, dengan penyaluran Hewan kurban tersebut diharapkan dapat membantu Masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha, sekaligus mempererat hubungan antar Koperasi dan Warga.
Lanjut Wawan, Koperasi turut melaksanakan kegiatan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di tiga Desa tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga lingkungan dan mengantisipasi potensi Nanjir.
“Normalisasi DAS ini merupakan komitmen kami untuk menjaga lingkungan agar tetap aman dan terhindar dari risiko bencana, terutama saat musim hujan,” jelasnya.
Menurut Wawan, kondisi sejumlah aliran sungai di Wilayah tersebut mulai mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Karena itu, normalisasi dilakukan dengan pembersihan material yang menghambat aliran air.
Dengan kegiata sosial yang dilakukan Koperasi IPR Kayuboko tidak hanya berdampak jangka pendek, namun juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi Masyarakat.
“Kami ingin kehadiran koperasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan,” harapnya.
Wawan menyebutkan, Warga setempat menyambut baik kegiatan sosial tersebut. Sebab, zelain membantu kebutuhan kurban, normalisasi sungai dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.
Bahkan, Koperasi IPR Kayuboko berkmitmen untuk terus menjalankan program-program sosial serupa di masa mendatang, sebagai bentuk dari tanggung jawab terhadap Masyarakat dan Lingkungan sekitar. (Mir)











