Parigi Moutong, redaksirakyat.com — Insiden kebakaran melanda sebuah lapak jualan dan nyaris menghanguskan gudang di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (21/01/2026) pagi.
Meski tidak menelan korban jiwa, kerugian materil akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai Rp10 juta. Saksi mata di lokasi, Putri Rahayu mengaku, kepulan asap tebal yang bersumber dari dalam box lapak milik Warga setempat bernama Dido.
“Saya lihat asap dari dalam box, setelah saya teriak api Warga langsung datang menyiram api,” katanya.
Upaya pemadaman mandiri oleh Warga sempat terkendala akibat banyaknya material mudah terbakar, seperti tumpukan sampah dan kardus, yang membuat api merembet cepat ke area gudang milik Dewa Putu Edi Putra.
Satu unit mobil Pemadam kebakaran bersama personel Polsek Parigi bergerak cepat ke lokasi. Sekira 30 menit, api berhasil dipadamkan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material berupa satu unit box lapak jualan kosong dan kerusakan pada pintu gudang,” jelas Kapolsek Parigi, Iptu Noldy Williams Sualang di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil olah TKP oleh Tim Inafis Polres Parigi Moutong, kebakaran diduga kuat berasal dari obat nyamuk bakar yang ditinggalkan dalam keadaan menyala oleh penghuni lapak.
Untuk itu, pihak Kepolisian mengimbau seluruh Masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan serta menjaga kebersihan lingkungan dari limbah yang mudah terbakar. (Sam)












