Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Polsubsektor Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, terus membangun budaya sadar Hukum di kalangan generasi muda melalui edukasi sejak usia Sekolah Dasar (SD).
Langkah tersebut dilakukan dengan memanfaatkan kegiatan upacara bendera sebagai sarana menanamkan nilai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap sesama.
Kapolsubsektor Mepanga, Ipda Yayang Luki mengatakan, dengan edukasi yang setiap saat, agar para siswa dapat membiasakan hidup disiplin, menghormati guru dan orang tua, menjaga sikap saling menghargai sesama teman, serta menghindari segala bentuk kekerasan maupun perilaku yang bertentangan dengan hukum.
Tidak hanya itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas sebagai budaya yang harus ditanamkan sejak dini.
“Harapannya, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab, tertib mematuhi aturan, sekaligus menjadi pelopor keselamatan di lingkungan Masyarakat,” sebutnya.
Kegiatan edukasi yang berlangsung interaktif memberikan antusiasme tinggi dari para Siswa dan Guru. Sehingga, melalui pendekatan edukatif tersebut, pesan-pesan keamanan dan ketertiban Masyarakat dapat dipahami, diterapkan, dan menjadi bagian dari karakter peserta didik.
Lanjut Ipda Yayang Luki, membangun kesadaran Hukum tidak cukup dilakukan ketika seseorang telah dewasa, melainkan harus dimulai sejak usia sekolah.
“Nilai-nilai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, kepedulian terhadap sesama, serta budaya tertib berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia sekolah. Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, menjauhi bullying dan narkoba, serta mampu menjadi pelopor keselamatan dan agen perubahan positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” katanya.
Tidak cukup sampai di situ, Polri akan terus hadir melalui kegiatan edukasi sebagai wujud komitmen dalam menciptakan Generasi Emas Indonesia yang cerdas, berakhlak, dan taat Hukum.
“Polri akan terus hadir melalui kegiatan edukasi sebagai wujud komitmen menciptakan Generasi Emas Indonesia yang cerdas, berakhlak, dan taat hukum,” tutupnya. (Mir)








