Daerah  

Pemda Matangkan Persiapan, Sambut Kedatangan Menteri Transmigrasi

Rapat bersama Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase dan Gubernur, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur, Reny Arniwaty Lamadjido, di ruang Kerja Gubernur, pada Senin (26/01/2026).

Palu, redaksirakyat.com — Pemerintah Daerah Parigi Moutong mematangkan persiapan, untuk menyambut kedatangan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, dalam waktu dekat ke Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Persiapan itu lewat Rapat bersama Gubernur, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur, Reny Arniwaty Lamadjido, di ruang Kerja Gubernur, pada Senin (26/01/2026).

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menyampaikan, bahwa agenda utama kunjungan Menteri Transmigrasi meliputi panen raya padi di kawasan transmigrasi Desa Kotanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu.

Panen raya direncanakan berlangsung pada lahan seluas 300 hektare dari total 700 hektare lahan pertanian yang tersedia.Selain panen raya padi, Menteri Transmigrasi turut melakukan peninjauan lahan pengembangan komoditas unggulan lainnya, seperti durian, kakao, dan kelapa di kawasan transmigrasi Parigi Moutong.

“Untuk durian kemungkinan hanya peninjauan dan pemetikan simbolis. Karena memang belum masuk masa panen. Sedangkan kakao dan kelapa akan dilakukan peninjauan,” kata Bupati Erwin.

Selain itu, Bupati Erwin menjelaskan, kunjungan Menteri Transmigrasi direncanakan menyasar kawasan Transmigrasi Nelayan di Desa Moian, Kecamatan Taopa. Kawasan tersebut memiliki luas sekitar 1.000 hektare dan saat ini dihuni oleh sekitar 75 kepala keluarga.

“Sejumlah fasilitas dasar seperti dermaga telah tersedia, namun masih membutuhkan perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi untuk pengembangannya,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam arahannya meminta Pemda Parigi Moutong untuk menyiapkan data yang akurat serta mengatur kondisi lapangan dengan baik. Kemudian, Gubernur juga menekankan agar penyambutan Menteri dilakukan secara sederhana.

“Saya paham betul dengan Pak Menteri. Beliau orangnya santai, tidak perlu terlalu formal. Yang terpenting adalah substansi dan kejujuran kondisi di lapangan,” kata Anwar Hafid.

Menurut Gubernur, kunjungan Menteri Transmigrasi ini merupakan momentum strategis untuk mendorong dukungan pembangunan, khususnya dalam pengembangan infrastruktur dan kawasan ekonomi transmigrasi di Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam rapat tersebut turut dibahas kesiapan helipad di Desa Petunasugi, Kecamatan Bolano Lambunu, yang berjarak sekitar 2,2 kilometer dari lokasi panen raya, serta kondisi infrastruktur jalan di kawasan transmigrasi yang masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *