Kadin Parigi Moutong Bercita – Cita Satu Rumah, Satu Pengusaha

Ketua Kadin Parigi Moutong, Faradiba Zaenong serahkan plakat Kepada Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid didampingi Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase. Foto: Istimewa

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mendeklarasikan arah baru pembangunan ekonomi daerah yang lebih progresif dan berbasis Masyarakat.

Ketua Kadin Parigi Moutong, Faradiba Zaenong menegaskan, amanah yang diemban bukanlah sebuah penghargaan, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut kerja nyata dan terukur di tengah tantangan ekonomi yang kian kompleks.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kadin Parigi Moutong menyusun struktur organisasi yang kuat dengan melibatkan 95 pengurus dan 19 Wakil Ketua Bidang. Komposisi ini, kata Faradiba, bukan untuk kepentingan simbolik, melainkan dirancang agar fokus, efektif, dan mampu menghasilkan dampak nyata bagi pertumbuhan Ekonomi Daerah.

“Kami membangun organisasi besar, tetapi tetap fokus. Lengkap, namun harus efektif. Karena tantangan ekonomi kita juga besar,” katanya, saat menyampaikan sambutannya, usai dilantik, Sabtu (24/01/2026).

Lebih jauh Faradiba, Kadin Parigi Moutong mengusung cita-cita besar bertajuk “Satu Rumah, Satu Pengusaha” yang akan menjadi gerakan utama selama lima tahun ke depan.

“Program ini bukan sekadar slogan, melainkan langkah perubahan untuk mendorong lahirnya wirausaha dari setiap keluarga,” sebutnya.

Menurut Faradiba, kebangkitan ekonomi tidak lahir dari seremoni besar, tetapi dari rumah-rumah kecil yang berani bermimpi dan memulai usaha. Mulai dari ibu rumah tangga yang berjualan, anak muda yang membuka usaha, hingga keluarga yang menciptakan peluang ekonomi baru.

“Pembangunan ekonomi sejati tumbuh dari keberanian Masyarakat di tingkat paling bawah,” tegasnya.

Dengan jumlah penduduk Parigi Moutong sekitar 457 ribu jiwa, jika satu rumah mampu melahirkan satu pengusaha, maka ketergantungan terhadap bantuan sosial dapat ditekan secara signifikan. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga penguatan kemandirian Ekonomi Daerah.

Gerakan ini, lanjutnya, akan dijalankan melalui kerja-kerja nyata di lapangan dengan perencanaan yang terukur dan kolaboratif bersama pemerintah daerah. Sinergi Pemerintah Daerah dan Kadin diyakini, akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dari Desa hingga Kabupaten.

“Kami optimistis, jika semua bergerak lebih cepat, lebih berani, dan tidak ragu bekerja untuk daerah, maka Parigi Moutong akan tumbuh lebih kuat,” pungkasnya. (Mir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *