Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil masuk enam besar Wilayah yang mendapat kesempatan pada proyek investasi dalam program Investment Project to Offer (IPRO).
Proyek yang diunggulkan kali ini yaitu pengembangan peternakan sapi perah terintegrasi, yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sektor investasi baru di Daerah.
Melalui presentasi daring menggunakan Zoom Meeting bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM serta Bank Indonesia.
Pengembangan peternakan sapi perah ini direncanakan mencakup Wilayah Kecamatan Parigi Selatan, Torue hingga Sausu, dengan potensi lahan mencapai sekitar 35.157 hektare.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Daerah (Pemda) merencanakan pembangunan peternakan percontohan di lahan seluas kurang lebih empat hektare.
Selain potensi lahan, peluang pasar menjadi salah satu aspek yang dipaparkan untuk mendukung pengembangan proyek tersebut.
Pemda melihat adanya kebutuhan susu yang dapat disasar, mulai dari 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Parigi Moutong dan program gizi Daerah, hingga hotel dan restoran di koridor Palu sampai Teluk Tomini.
Pasar lainnya adalah industri pengolahan susu nasional yang masih membutuhkan pasokan dari luar Pulau Jawa.
Kondisi ini dinilai dapat membuka peluang bagi Parigi Moutong untuk mengambil bagian, dalam rantai pasok susu nasional apabila proyek tersebut berhasil direalisasikan.
Dalam pemaparan itu, Bupati Parigi Moutong juga menegaskan komitmen Pemda untuk memberikan kepastian terkait lahan bagi calon investor.
“Jika ditemukan persoalan lahan yang melibatkan Masyarakat, Pemerintah daerah menyatakan siap membantu penyelesaiannya sebelum investor memulai pembangunan,” kata, Bupati Erwin Burase.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, sehingga calon investor memiliki kepastian dalam menjalankan rencana usahanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Parigi Moutong, Moko Ariyanto menyampaikan, bahwa kegiatan presentasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Forum Investasi Nasional (FIN).
Dalam forum tersebut, Kabupaten Parigi Moutong juga akan memperoleh kesempatan membuka stand atau booth untuk memperkenalkan proyek peternakan sapi perah terintegrasi kepada calon investor.
“Kesempatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi, sekaligus membuka komunikasi dengan pihak-pihak yang berpotensi menanamkan modal,” sebutnya.
Masuknya proyek peternakan sapi perah terintegrasi dalam enam besar IPRO, menjadi peluang bagi Parigi Moutong untuk memperkenalkan potensi Daerah di tingkat nasional.
Pemda berharap, promosi ini dapat menarik minat investor, mendorong pengembangan sektor peternakan, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan pemanfaatan potensi lokal. (Mir)













