Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, terus melakukan penanganan darurat terhadap dampak Bencana Hidrometeorologi yang melanda sejumlah Wilayah.
Penanganan dilakukan secara bersamaan, mencakup bencana banjir di Kecamatan Toribulu, serta dampak kekeringan yang masih terjadi di sejumlah Wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong.
Plt Kalak BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Rivai, mengatakan penanganan dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing Wilayah terdampak.
“Penanganan kami lakukan secara bersamaan. Untuk banjir, kami fokus pada upaya memperlancar aliran air dan mengurangi genangan, sementara untuk wilayah yang mengalami kekeringan, kami terus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupa air bersih,” kata Rivai, Minggu (04/10/2026).
Rivai mengungkapkan, pada Jumat (2/10/2026) sekira Pukul 06.10 Wita, banjir melanda di Kecamatan Toribulu, setelah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung cukup lama.
Kondisi tersebut menyebabkan debit air sungai meningkat, hingga meluap dan merendam permukiman Warga.
Sejumlah Wilayah terdampak meliputi Desa Toribulu Selatan, Tomoli Utara, Sibalago, Singura, Tomoli Selatan dan Sienjo.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, penanganan darurat berupa normalisasi saluran pembuangan di Desa Tomoli Utara, Tomoli Selatan dan Desa Sienjo.
Normalisasi dilakukan untuk membantu memperlancar aliran air, mengurangi genangan serta meminimalkan dampak banjir terhadap permukiman warga.
“Tim di lapangan terus melakukan penanganan sesuai kondisi yang ditemukan. Normalisasi saluran menjadi salah satu langkah untuk membantu mengurangi genangan dan memperlancar pembuangan air,” ungkapnya.
Sementara itu, penanganan terhadap dampak kekeringan masih dilakukan di Wilayah bagian utara. BPBD terus mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang terdampak.
Kebutuhan air bersih saat ini mengalami peningkatan, khususnya di Desa Petunasugi dan Desa Kotanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu.
Rivai menegaskan, distribusi air bersih menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan berlangsung.
“Kami terus memantau kebutuhan air bersih di wilayah terdampak dan melakukan distribusi sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan,” tandasnya.
Penanganan banjir dan kekeringan tersebut menjadi bagian dari respons BPBD Parigi Moutong terhadap kondisi bencana yang berbeda di sejumlah Wilayah. (Mir)













