Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Polres Parigi Moutong mendalami nama petinggi partai politik berinisial MH yang disebut-sebut diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (Peti) di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo.
“Terkait nama tersebut, kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” tulis Kanit Tipidter, Ipda Jodaenis Rajendra Mahardika, melalui pesan WhatsApp, Senin (10/08/2026).
Ipda Jodaenis Rajendra Mahardika mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap aktivitas Peti Tombi dan Alo’o.
“Terkait dugaan adanya Peti di Desa Tombi dan Alo’o sedang kami laksanakan penyelidikan dan pendalaman terkait fakta yang kami temukan kemarin di lapangan,” katanya.
Lanjut Ipda Jodaenis Rajendra Mahardika, Satreskrim Polres Parigi Moutong berkomitmen melaksanakan penegakan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan apabila ditemukan adanya aktivitas Peti.
Ipda Jodaenis Rajendra Mahardika turut memastikan, pengawasan tetap dilakukan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat berlangsungnya aktivitas pertambangan ilegal.
“Fakta yang kami temukan di lapangan tetap kami akan laksanakan penyelidikan dan pengawasan,” tandasnya.
Sebelumnya, Polres Parigi Moutong menggelar razia di lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas Peti di Desa Tombi dan Alo’o.
Berdasarkan informasi yang disebarkan Polres Parigi Moutong, dalam operasi tersebut Polisi tidak menemukan aktivitas penambangan maupun alat berat yang digunakan.
Sementara terkait dugaan bocornya informasi mengenai rencana razia yang diduga telah lebih dahulu diketahui para pelaku Peti. Ipda Jodaenis Rajendra Mahardika tidak memberikan jawaban, selain hanya menyampaikan bahwa Polres Parigi Moutong tetap menunggu laporan Masyarakat terkait dugaan aktivitas Peti di Desa Tombi.
“Ketika ada informasi atau laporan dari Masyarakat terkait hal itu, kami siap langsung turun ke lapangan untuk cek dan laksanakan penegakkan hukum jika ditemukan adanya kegiatan Peti,” pungkasnya. (Ami)












