Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Sebagai tindaklanjut atas himbauan Disdikbud Parigi Moutong, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Parigi, saat ini tengah melaksanakan uji coba sistem pembelajaran Full Day School.
Kepala SDN 3 Parigi, Abdullah mengatakan, uji coba sistem pembelajaran full day school telah berjalan sejak dua pekan sebelum bulan suci Ramadan, yang ditargetkan hingga bulan juni mendatang.
“Alhamdulillah untuk SDN 3 Parigi sesuai dengan himbauan dari Dinas Pendidikan, jadi kita uji coba dulu melaksanakan full day. Sebelum itu, kami mengundang wali murid setiap kelas untuk mengonfirmasi dan menyampaikan pentingnya full day. Dari kelas 1 sampai kelas 6, semua wali murid setuju dan sepakat,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis Pagi (02/04/2026).
Abdullah menjelaskan, setelah berakhirnya uji coba, pada bulan Juli pihak Disdikbud menyusun Petunjuk teknis (juknis) untuk menentukan apakah sistem tersebut dapat diterapkan secara permanen atau tidak.
“Jadi ada dua kemungkinan di Juknis itu, full day lima hari kerja atau tetap enam hari seperti biasa,” jelasnya.
Selama pelaksanaan, Abdullah mengakui sistem ini membawa perubahan signifikan, terutama pada sikap dan kedisiplinan Murid.
“Sangat bagus, dan luar biasa. Ada perubahan sikap anak-anak, lebih positif. Karena waktu mereka di Sekolah lebih banyak, interaksi dengan Guru juga lebih intens, sehingga pembelajaran lebih optimal,” akunya.
Konsep full day school yang diterapkan juga tidak sepenuhnya berisi kegiatan akademik.
Pembelajaran akademik difokuskan pada Senin hingga Kamis, sementara Jumat diisi dengan kegiatan keagamaan dan pengembangan diri. Sabtu menjadi hari libur. Ke depan program tersebut diharap dapat dilanjutkan.
“Harapan kami bisa dilaksanakan selamanya dan menjadi barometer bagi Sekolah lain. Bahkan sudah ada beberapa sekolah yang meminta referensi dari kami terkait pelaksanaan full day ini,” pungkasnya. (Mir)












