Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, terus memperkuat kualitas tenaga pendidik melalui berbagai program pelatihan bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Taman Kanak-Kanak (TK).
Upaya tersebut dilakukan, untuk meningkatkan keterampilan guru sekaligus mendorong pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi Anak.
Kepala Bidang Paud dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas), Dahniar mengatakan, bahwa pelatihan bagi tenaga pendidik dilaksanakan secara rutin setiap tahun, dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Banyak pelatihan yang kami lakukan dari tahun ke tahun. Salah satunya pelatihan digital bagi guru Paud, terutama setelah adanya bantuan televisi papan digital dari pemerintah pusat,” katanya, Rabu (15/04/2026).
Menurut Dahniar, melalui program pelatihan tersebut para guru tidak hanya diajarkan cara mengoperasikan perangkat digital, tetapi juga dibekali metode pembelajaran berbasis visual.
“Hal ini diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak,” tuturnya.
Selain fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, pelatihan juga menyentuh aspek kesehatan anak, khususnya terkait stunting.
Dahniar menjelaskan, pada tahap terserbut guru Paud diberikan pemahaman mengenai tumbuh kembang anak, serta cara menyampaikan edukasi secara tepat kepada peserta didik.
Tidak hanya itu, pelatihan bagi guru dan operator sekolah terkait program Paud Holistik Integratif yang terhubung dengan Program Keluarga Harapan (PKH).
“Dalam pelatihan ini, peserta dibimbing mengenai tata cara penginputan data ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” jelasnya.
Dajniar menyebutkan, melalui penginputan data secara berkala, menjadi hal yang sangat penting agar perkembangan anak dapat terpantau dengan baik.
“Di Dapodik sudah ada kolom khusus untuk data tersebut. Jika tidak diinput, perkembangan anak tidak akan terdeteksi. Karena itu, sebaiknya dilakukan setiap semester,” sebutnya.
Di bidang kurikulum, lanjut Dahniar Bidang yang dipimpinnya rutin menghadirkan narasumber dari Pemerintah Pusat untuk memberikan penguatan kapasitas guru.
“Materi yang disampaikan mencakup strategi pembelajaran, termasuk teknik membuka kelas agar suasana belajar lebih hidup tanpa mengabaikan kurikulum Nasional,” bebernya.
Melalui berbagai pelatihan tersebut, diharapkan para guru Paud maupun TK di Kabupaten Parigi Moutong semakin profesional, dan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang efektif, inovatif, serta sesuai dengan kebutuhan perkembangan Anak. (Ami)












