Daerah  

5.533 Hektar Sawah di Balinggi Terdampak Kekurangan Air

Hamparan sawah di Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, belum digarap akibat terdampak kekurangan suplai air dari bendungan subgai Sausu, yang mengalami penyusutan. Foto : Ami

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Sebanyak 5.533 hektare lahan sawah di Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, terdampak kekurangan air imbas penurunan debit air sungai bendung Sausu yang menjadi sumber utama pengairan pertanian.

Camat Balinggi Hasanuddin mengatakan, kondisi tersebut membuat jadwal tanam petani yang sebelumnya telah ditetapkan harus mengalami perubahan.

“Jadwal tanam sebenarnya sudah ada. Namun, karena adanya penurunan debit air di Bendung Sausu, jadwal tanam mengalami perubahan,” kata Hasanuddin saat ditemui, Selasa (08/09/2026).

Menurut Hasanuddin, waktu penanaman belum dapat ditentukan karena masih bergantung pada kondisi ketersediaan air.Petani akan melihat perkembangan debit Bendung Sausu serta curah hujan sebelum kembali menetapkan waktu tanam.

“Belum ditentukan kapan. Nanti melihat kalau debit air sudah mulai naik dan curah hujan sudah ada, perencanaan akan kembali dilakukan,” ujarnya.

Hasanuddin menjelaskan, kelompok-kelompok tani nantinya akan kembali melakukan pembahasan untuk menentukan jadwal penanaman setelah kondisi air mulai mendukung.

Penurunan ketersediaan air tersebut berpotensi mengganggu siklus pertanian di Balinggi. Selain berpengaruh terhadap produktivitas panen, kondisi itu juga dapat berdampak pada stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan Masyarakat.

Pemantauan terhadap kondisi debit sungai sampai saat ini terus dilakukan, agar dampak terhadap sektor pertanian dapat diminimalkan. (Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *