Parigi Moutong, resaksirakyat.com – Pemerintah Daerah Parigi Moutong memperkuat garda pencegahan kebakaran dengan mengukuhkan 23 calon anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).Para calon anggota relawan Redkan akan dibekali pelatihan dasar, terutama dalan penanganan kebakaran.
Pengukuhan dan pelatihan yang diinisiasi Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Parigi Moutong, menjadi bagian dari upaya memperluas keterlibatan Masyarakat dalam pencegahan, penanggulangan, dan penanganan kebakaran di lingkungan masing-masing.
Selain memperkuat kapasitas relawan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun sinergi antar Pemda, Pemerintah Desa, Kecamatan, dan Masyarakat, sehingga penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid mengatakan, keberadaan Redkar menjadi mitra strategis Pemda dalam memperkuat upaya pencegahan, penanggulangan, dan penyelamatan saat terjadi kebakaran maupun kondisi kedaruratan lainnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berinisiatif membentuk dan membina Relawan Pemadam Kebakaran sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat upaya pencegahan, penanggulangan, serta penyelamatan pada saat terjadi kebakaran maupun kondisi kedaruratan lainnya,” katanya, saat pengukuhan di Aula Dinas Sosial, Jumat (31/07/2026).
Abdul Sahid berharap, seluruh anggota Redkar terus meningkatkan kemampuan melalui pelatihan, menjaga disiplin, dan memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait.
“Saya berharap seluruh anggota REDKAR senantiasa meningkatkan kapasitas diri melalui pelatihan, menjaga disiplin, memperkuat koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh unsur terkait. Jadilah relawan yang mengedepankan keselamatan, profesionalisme, dan semangat kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas,” harapnya.
Dengan Keberadaan Redkar menjadi garda terdepan dalam membangun budaya pencegahan kebakaran di tengah Masyarakat, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan Daerah dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. (Mir)












