Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Musim haji tahun ini, kuota Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Parigi Moutong, sebanyak 102 Orang, dan telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk diberangkatkan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kabupaten Parigi Moutong, Subhan Lapu mengatakan, jumlah CJH itu belum termasuk Petugas Haji. Kemudian, secara keseluruhan para CJH telah mempersiapkan diri dengan baik untuk pemberangkatan.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah yang telah melunasi sudah mempersiapkan diri, baik secara administrasi maupun kesiapan mengikuti rangkaian manasik haji,” katanya, Rabu (11/02/2026).
Menurut Subhan, dari sisi kuota untuk Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini mengalami penurunan bila dibandingkan tahun sebelumnya, kuota mencapai lebih dari 2.000 orang. Sedangkan tahun ini hanya sebanyak 1.753 orang, atau berkurang sekitar 247 kuota.
Penurunan kuota tersebut turut berdampak pada Kabupaten Parigi Moutong. Tahun lalu jumlah CJH mencapai sekitar 200 orang, dan tahun ini hanya terima kuota 102 orang.
Tidak hanya jumlah Kuota CJH, tahun ini juga berdampak pada pelaksanaan manasik haji di Daerah mengalami penyesuaian dari delapan kali, menjadi lima kali karena kondisi efisiensi anggaran.
Oleh sebab itu, dengan penyesuai tersebut proses manasik haji yang memiliki peran penting, perlu menjadi perhatian para CJH sebelum berangkat menuju ke Tanah Suci.
“Manasik merupakan pendidikan awal sebelum menjalankan ibadah haji. Jadi perbedaan sangat terlihat antara jemaah yang mengikuti manasik dan yang tidak, bahkan dalam hal dasar seperti tata cara mengenakan pakaian ihram. Sehingga, dengan pengurangan masa manasik, jemaah perlu rajin mengikutinya,” jelasnya.
Di waktu yang saat ini tersisa dua bulan, tidak hentinya seluruh CJH diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.
“Pola makan dan istirahat harus diperhatikan. Pemeriksaan kesehatan di Arab Saudi sangat ketat. Jika ada jemaah yang dinyatakan tidak sehat saat tiba di sana, berpotensi dipulangkan. Kami berharap hal tersebut tidak terjadi,” tutupnya. (Mir)












