Kepemimpinan Gufran Ahmad Momentum Kebangkitan Kadin Sulawesi Tengah

Foto: Istimewa

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Kepemimpinan Gufran Ahmad merupakan momentum untuk didukung, sebagai kebangkitan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah, agar menjadi organisasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha di Daerah.

“Kepada seluruh saudara-saudara saya, Ketua Kadin Kabupaten se-Sulawesi Tengah beserta seluruh pengurusnya, mari kita berada pada barisan Bapak Gufran Ahmad. Ini adalah kesempatan dan momentum bagi kita semua untuk tumbuh bersama dan membangun organisasi Kadin menjadi sebaik-baiknya organisasi,” kata Ketua Kadin Parigi Moutong, Faradiba Zaenong, Sabtu (28/03/2026).

Menurut Faradiba, persatuan dan kesolidan menjadi kunci utama agar Kadin tidak hanya menjadi simbol, tetapi hadir sebagai kekuatan nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Daerah.

Faradiba bahkan menyampaikan visi besar ke depan bahwa dirinya bersama Gufran Ahmad akan menghadirkan langkah konkret dengan membuka ruang kerja sama investasi lintas Daerah.

“Ke depan, saya sebagai Ketua Kadin Parigi Moutong bersama Bapak Gufran Ahmad akan membawa investor yang dapat bekerja sama dengan Kadin Kabupaten lainnya, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam. Kita harus masuk ke tahap hilirisasi,” sebutnya.

Oleh sebab itu, sudah saatnya Daerah menjadi pelaku utama dalam mengelola potensi yang dimiliki.

“Kita harus menjadi pemain secara langsung, bukan hanya menjadi penonton di tanah kita sendiri,” lanjutnya dengan tegas.

Contoh nyata telah dibuktikan Parigi Moutong melalui sektor unggulan Durian yang kini berhasil menembus pasar internasional, khususnya Tiongkok.

“Parigi Moutong sudah membuktikan, lewat investasi durian kita mampu menembus pasar Tiongkok. Ini menjadi bukti bahwa jika dikelola dengan serius dan terarah, potensi daerah bisa menjadi kekuatan ekonomi yang besar,” jelasnya.

Atas dasar itu, Kadin Parigi Moutong berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi dan pemicu bagi seluruh Kadin kabupaten/kota di Sulawesi Tengah untuk mengembangkan potensi lokal masing-masing.

“Ke depan kami berharap Kadin kabupaten lainnya juga akan merasakan hal yang sama, sesuai dengan potensi Daerahnya masing-masing. Setiap Daerah punya kekuatan, dan kita harus hadir untuk mengelola serta memastikan nilai tambahnya kembali ke daerah,” tandasnya.

Dukungan untuk Gufran Ahmad bukan sekadar sikap politik organisasi, melainkan bagian dari langkah besar untuk memperkuat masa depan ekonomi Sulawesi Tengah.

“Ini bukan hanya soal dukungan, ini adalah tentang masa depan. Saatnya kita bersatu, bergerak, dan mengambil peran sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi di daerah kita sendiri,” tutup Faradiba. (Mir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *