Parigi Moutong, redaksirakyat.com — Setelah dialami beberapa Dusun di Desa Jono Kalora, Kecamatan Parigi Barat, saat ini dampak Kekeringan turut melanda Desa Petapa, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, krisis air bersih.
Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD menyebutkan, pemicu krisis air bersih karena minimnya curah hujan, sehingga berkurangnya debit sumber-sumber air yang selama ini dimanfaatkan Masyarakat.
“Sumber air pegunungan yang menjadi tumpuan Warga juga mengalami penyusutan signifikan. Sehingga berdampak langsung pada ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” sebut Tim Pusdalops BPBD.
Tim Pusdalops turut mencatat sementara, sebanyak 171 Kepala Keluarga (KK) terdampak, yang tersebar di Dusun 3 sebanyak 103 KK dan Dusun 5 sebanyak 68 KK. Kemudian, sebagai langkah penanganan, BPBD Parigi Moutong telah melakukan asesmen dan kaji cepat di lokasi kejadian.
“Koordinasi lintas sektor serta Aparat Desa terus dilakukan untuk memastikan penanganan berkelanjutan. Upaya darurat yang telah dilaksanakan antara lain pendistribusian air bersih kepada Masyarakat terdampak menggunakan mobil tangki air milik BPBD Provinsi Sulteng,” kata Tim Pusdalops.
Situasi di Desa terdampak masih sangat membutuhkan pasokan air bersih serta tandon atau penampungan air sementara guna menunjang kebutuhan harian.
Tim Pusdalops BPBD mengimbau Masyarakat untuk tetap waspada dan bijak dalam penggunaan air, serta terus berkoordinasi dengan aparat Desa dan petugas terkait apabila kondisi semakin memburuk.***











