Daerah  

11 Jalani Rehab, 9 ASN Parigi Moutong Mangkir

Kepala BNN Kabupaten Poso, AKBP Pradiptya Mahayana. Foto : Istimewa

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Setidaknya 11 orang dinyatakan positif, telah menjalani asesmen medis untuk proses rehabilitasi narkotika di Klinik Pratama Naka Madonde, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Sementara, sembilan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, yang sebelumnya direkomendasikan menjalani rehabilitasi rawat jalan justru tidak hadir dalam asesmen lanjutan.

Kepala BNN Kabupaten Poso, AKBP Pradiptya Mahayana mengatakan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti alasan ketidakhadiran sembilan ASN tersebut.

“Alasan ketidakhadiran mereka mungkin bisa ditanya ke mereka atau ke Pemda Parigi Moutong,” ujar Pradiptya, Kamis (13/08/2026).

Menurut AKBP Mahayana, dari sembilan ASN yang mangkir, terdapat enam orang yang dinilai paling tidak kooperatif. Keenam ASN tersebut bahkan disebut tidak pernah mengikuti asesmen awal, baik yang dilaksanakan di Parigi maupun di Poso.

BNN Kabupaten Poso kemudian menyerahkan penanganan terhadap ASN yang tidak kooperatif tersebut kepada Pemda Parigi Moutong.

“Enam orang yang tidak mengikuti asesmen awal tidak datang, asesmen medis enggak datang. Itu diserahkan ke Pemda, nanti Pemda mau diapain terserah itulah,” tegasnya.

AKBP Mahayana menjelaskan, peserta yang menjalani rehabilitasi rawat jalan akan mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.Salah satu metode yang digunakan dalam proses rehabilitasi adalah terapi medis.

Jumlah pertemuan selama menjalani rehabilitasi juga tidak ditentukan secara kaku.Jadwal dan frekuensi pertemuan akan disesuaikan dengan kondisi pasien serta kesepakatan dalam proses penanganan.

Setelah seluruh rangkaian rehabilitasi dinyatakan selesai, peserta diwajibkan kembali menjalani tes urine.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pasien sekaligus melihat perkembangan pemulihan setelah menjalani program rehabilitasi. (Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *