Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Warga terdampak banjir bandang di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, saat ini membutuhkan bantuan mendesak setelah rumah mereka terendam dan sejumlah barang berharga hilang akibat banjir, yang melanda dini hari, Rabu (26/08/2026).
artini Warga terdampak banjir mengaku, saat ini sangat dibutuhkan berbagai keperluan dasar, terutama makanan siap saji, pakaian, air bersih, serta perlengkapan sekolah anak-anak.
“Pokoknya makanan, pakaian, semuanya. Baju sekolah anak-anak kasihan, pokoknya tidak ada lagi,” ucapnya.
Sartini berharap bantuan segera diberikan kepada Warga terdampak, mengingat rumah belum dapat dihuni dan banyak barang kebutuhan sehari-hari yang rusak bahkan hilang akibat terbawa banjir.
Berdasarkan laporan awal Pusdalops BPBD Parigi Moutong, setidak 68 kepala keluarga terdampak banjir di Desa Avolua, dengan rincian 28 KK atau 103 jiwa berada di Dusun II dan 40 KK berada di Perumahan Nelayan.
Kemudian, sebanyak 12 KK terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan keluarga. Dampak material sementara tercatat 12 unit rumah mengalami kerusakan dan 55 unit rumah terendam.
“Banjir juga berdampak terhadap akses transportasi di Jalan Trans Sulawesi. Lumpur dan kayu sempat menutup badan jalan sepanjang sekitar 500 meter, sehingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas,” ungkap Plt Kalak BPBD Parigi Moutong, Mohamad Rivai.
Saat ini banjir telah surut, penanggulangan bencana, normalisasi sungai, serta pembersihan rumah warga terdampak segera dilakukan.
Arus lalu lintas yang tertutup kurang lebih 6 jam, saat ini sudah terpantau normal, meski dari dua arah diberlakukan sistem bergantian oleh pihak Kepolisian. (Ami)












