Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Hasil asesmen awal Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, serta laporan dari sejumlah Pemerintah Desa dan Kecamatan di sejumlah Wilayah, pascagempa bumi magnitudo 6,2 belum ditemukan kerusakan parah rumah Warga.
Sejauh ini, pihak BPBD Parigi Moutong, menerima laporan langsung Kerusakan terjadi pada salah satu bangunan milik Dinas PUPR, merupakan bangunan lama yang telah berdiri selama puluhan tahun.
“Kerusakan ditemukan pada bagian plafon serta dinding bagian atas robo. Di Desa Bugis, Kecamatan Mepanga, Warga jenis kelamin perempuan meninggal dunia sesaat setelah gempa berlangsung,” ungkap Plt Kalak BPBD Parigi Moutong, Rivai, saat dihubungi, Minggu pagi (16/08/2026).
Dari informasi awal, korban diketahui bernama Wiwi Putri Thabha (29), Warga Dusun II Desa Bugis, Kecamatan Mepanga, diduga mengalami serangan jantung ketika gempa terjadi.
BPBD menyampaikan imbauan kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong, agar tetap waspada, dan tidak panik apabila terjadi gempa susulan.
Sampai saat ini, BPBD masih melakukkan Pemantauan dan pendataan untuk memastikan kondisi Wilayah.
Bahkan, situasi sejak pagi hingga malam ini, aktivitas Warga khususnya di Wilayah perkotaan Parigi masih berjalan Normal. (Ami)












