DPRD Minta Pemda Evaluasi Pengelolaan SIKIM dan Pasar

Anggota Komisi III DPRD Parigi Moutong, Muhammad Basuki. Foto: Istimewa

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parigi Moutong, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) dapat segera melakukan evaluas pengelolaan Proyek Sentra Industri Kecil dan Industri Menengah (Sikim) dan Pasar.

“Anggarannya Sikim itu sekitar 26 Miliar, tetapi sampai sekarang belum terlihat hasil yang jelas. Penggunaan anggaran serta pengelolaannya perlu dievaluasi kembali,” kata Anggota Komisi III DPRD Parigi Moutong, Muhammad Basuki, baru – baru ini.

Basuki turut menyoroti persoalan penataan pasar yang hingga kini dinilai belum tertib, termasuk ketidakjelasan terkait harga sewa kios.

“Saya sempat berbicara dengan beberapa pedagang di pasar. Mereka mengatakan harga sewa sekitar Rp600 ribu, tetapi kenyataannya banyak yang hanya membayar sekitar Rp200 ribu per bulan. Ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara aturan pajak daerah dengan praktik di lapangan,” jelasnya.

Menurut Basuki, kurangnya sosialisasi dari Dinas terkait membuat para pedagang tidak memahami aturan yang sebenarnya. Akibatnya, kondisi pasar menjadi tidak tertata dan muncul banyak pedagang di luar area pasar.

“Kondisi pasar sekarang kembali semrawut. Bahkan di luar area pasar sudah banyak pedagang tidak resmi yang berjualan, sehingga pembeli lebih banyak bertransaksi di luar pasar dan pedagang di dalam pasar menjadi sepi,” sebutnya.

Basuki berharap Pemda Parigi Moutong melalui dinas terkait dapat segera mengambil langkah penataan agar pasar kembali tertib dan memberikan dampak ekonomi bagi para pedagang. (Ami)

Exit mobile version