Operasi Pekat, Polsek Tomini Tangkap 4 Warga Saat Nyabu

Para Terduga pengguna Sabu, saat digerebek Polsek Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, saat melaksanaan Operasi Pekat Tinombala, Selasa Malam (24/02/2026). Foto: Istimewa

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Pelaksanaan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tinombala di sejumlah Desa, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa malam (24/02/2026), Polsek Tomini menangkap 4 Orang Warga usai pesta sabu.

Kapolsek Tomini Iptu Sumarlin mengungkapkan, sebelum penagkapan dilakukan, pihaknya terlebih dahulu menyisir dan memeriksa sejumlah rumah makan, Warung, dan kios yang dicurigai menjual miras di Desa Biga.

Dari pemeriksaan itu Hasilnya nihil. Namun, lanjut Iptu Sumarlin saat tim bergerak ke Desa Ogotumubu, salah satu Rumah milik Pria berinisial DJ usia 45 Tahun, aparat memergoki empat orang yang diduga tengah berpesta sabu.

“Tanpa perlawanan, tim langsung melakukan penggeledahan badan dan lokasi. Hasilnya, anggota menemukan Delapan paket sabu tersimpan di dalam bungkus rokok, yang diduga milik DJ,” ungkapnya.

Selain Pria DJ, di Lokasi yang sama Pria berinisial RI Usia 37 Tahun, Warga Desa Ambesia, turut ditemukan satu paket sabu senilai Rp100 ribu yang disembunyikan dalam casing bersama satu ponsel.

Total sembilan paket sabu berhasil diamankan, bersama empat unit telepon genggam jenis Samsung, Vivo, dan dua unit lainnya. Keempat terduga langsung digelandang ke Polsek Tomini untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran Narkoba di Wilayah Hukum Polsek Tomini. Kami ingin, Masyarakat fokus beribadah tanpa gangguan miras, narkoba, atau penyakit Masyarakat lainnya,” tegasnya.

Iptu Sumarlin menekankan, penindakan tidak berhenti pada pengguna. Pengembangan terhadap jaringan pemasok akan terus dilakukan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan penguatan intelijen.

“Kami tidak akan berhenti pada pemakai. Siapa pun yang terlibat dalam jaringan peredaran akan kami kejar. Ini peringatan keras, jangan jadikan Tomini ladang narkoba,” tandasnya. (Mir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *