Daerah  

Dorong Ketahanan Pangan, Lewat Program Masuk Sekolah

Ilustrasi Anak Sekolah menanam.

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong terus menggalakkan program ketahanan pangan dengan melibatkan anak-anak sekolah sebagai agen perubahan.

Program bertajuk Ketahanan Pangan Masuk Sekolah itu nantinya, memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekolah untuk ditanami berbagai jenis tanaman pangan.

Melalui program tersebut, Dinas Ketahanan Pangan menyediakan bibit tanaman tidak hanya untuk sekolah-sekolah, tetapi juga bagi Masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong yang memiliki lahan dan ingin memanfaatkannya.

“Langkah ini kami ingin lakukan, sebagai upaya menumbuhkan kebiasaan gemar menanam sejak usia dini,” kata Kadis Ketahanan Pangan, Sofiana.

Disebutkan, pendekatan yang dilakukan adalah dengan mengajak Siswa secara langsung menanam dan merawat tanaman pangan di Sekolah. Dengan keterlibatan anak-anak, diharapkan pesan tentang pentingnya menanam dapat tersampaikan hingga ke lingkungan Keluarga.

“Anak-anak diharapkan bisa menjadi pengingat bagi orang tua mereka yang masih memiliki lahan tidur agar dapat dimanfaatkan,” sebutnya.

Lanjut Sofiana, ketika Siswa melihat dan merasakan langsung hasil panen di Sekolah, hal tersebut diyakini mampu menumbuhkan kesadaran di tingkat keluarga.

“Jika di sekolah bisa panen, mengapa lahan di rumah tidak ditanam. Itu yang kami harapkan muncul dan mendorong perubahan perilaku Masyarakat,” tandasnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program Ketahanan Pangan masuk sekolah telah menyiapkan berbagai jenis bibit, di antaranya cabai (rica), tomat, terong, serta sejumlah bibit tanaman pangan lainnya.

Bibit tersebut disalurkan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Parigi Moutong dan juga tersedia bagi Masyarakat umum. Dinas Ketahanan Pangan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh Masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Ketahanan Pangan Daerah. (Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *