Kekeringan Merata, Pemda Minta Masyarakat Sikapi Dengan Tenang

Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid. Foto: Istimewa

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Kondisi kekeringan yang terjadi secara merata di sejumlah Wilayah Parigi Moutong dinilai sebagai fenomena alam yang perlu disikapi dengan tenang.

Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid mengatakan, dengan meratanya kekeringan, Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyalahkan pihak tertentu sebagai penyebab kekeringan.

Menurut Wabup Abdul Sahid, kekeringan saat ini merupakan kondisi alam yang memang sedang terjadi secara luas.

“Kondisi cuaca ini memang merata. Kekeringan yang terjadi cukup luar biasa. Berdasarkan pengalaman saya, sering kali ada yang berteriak-teriak menyebut kekeringan ini disebabkan oleh hal tertentu. Padahal bukan demikian, ini memang kondisi alam,” katanya, saat pelaksanaan Panen Raya Jagung di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, belum lama ini.

Wabup Abdul Sahid turut meminta peran aktif para orang tua adat untuk menenangkan Masyarakat agar tidak terpancing provokasi yang dapat menimbulkan keresahan.

“Saya meminta kepada orang-orang tua adat agar menenangkan Masyarakatnya. Jangan ada yang menjadi provokator dengan menyebut kekeringan ini disebabkan oleh ini dan itu,” pintanya.

Lebih lanjut Wabup Abdul Sahid, Kabupaten Parigi Moutong memiliki sejumlah sektor sumber daya alam unggulan seperti pertanian, perkebunan, kelautan, dan pertambangan.

Oleh karena itu, tantangan utama saat ini adalah bagaimana mengelola potensi tersebut secara bijak dan berkelanjutan.

“Kita ketahui bersama, sumber daya alam yang menjadi andalan daerah ini cukup banyak. Tinggal bagaimana cara kita mengelolanya dengan baik,” sebutnya.

Dengan pemanfaatan SDA harus dilakukan sesuai dengan hak dan aturan yang berlaku agar tetap menjaga keseimbangan alam serta keberlangsungan kehidupan Masyarakat ke depan.

“Yang terpenting, kita mengambil dan memanfaatkan sumber daya alam dengan hak yang tentu, tanpa merusak dan tanpa menimbulkan konflik di tengah Masyarakat,” tutupnya. (Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *