Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong mendorong penguatan pengawasan pemutakhiran data pemilih dimulai langsung dari tingkat desa.
Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan diskusi publik yang digelar di Kantor Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Kamis (22/01/2026).
Kegiatan yang mengacu pada Surat Edaran Bawaslu Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026 ini melibatkan unsur pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Koordinator Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong, Fatmawati, menyampaikan bahwa desa merupakan garda terdepan dalam memastikan data pemilih tetap akurat dan berkelanjutan.
Menurutnya, informasi terkait warga yang meninggal dunia maupun pemilih pemula lebih cepat dan tepat diperoleh dari pemerintah desa yang bersentuhan langsung dengan kondisi masyarakat.
“Keakuratan data pemilih sangat bergantung pada peran aktif pemerintah desa. Data yang bersumber dari kondisi riil di lapangan akan meminimalkan potensi kesalahan dalam daftar pemilih,” ujar Fatmawati.
Fatmawati menambahkan, pengawasan partisipatif yang melibatkan Masyarakat Desa menjadi kunci dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya menjelang tahapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tahun 2026.
Diskusi publik ini juga menjadi ruang edukasi bagi Masyarakat untuk memahami pentingnya keterlibatan aktif dalam pengawasan kepemiluan.
“Antusiasme menandakan tingginya kepedulian Masyarakat Desa Tada terhadap akurasi data pemilih,” sebutnya.
Melalui sinergi Bawaslu dengan Pemerintah Desa, dan Masyarakat, diharapkan potensi persoalan data pemilih dapat dicegah sejak dini demi mewujudkan proses demokrasi yang lebih berkualitas dan berintegritas.***




