Daerah  

Parigi Moutong Dapat Tambahan 2.500 Ha Pengembangan Kakao

Penyerahan Bantuan Bibit Kakao kepada Petani. Foto : Diskominfo

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Kabupaten Parigi Moutong mendapatkan tambahan alokasi pengembangan kakao seluas 2.500 Hektare (Ha) dari Kementerian Pertanian.

Dengan tambahan tersebut, total alokasi pengembangan kakao di daerah itu meningkat dari 6.550 hektare menjadi 9.050 hektare pada 2026.

Tambahan alokasi ini menjadi bagian dari Program Hilirisasi Perkebunan dan Peremajaan Kakao Tahun 2026, yang diarahkan untuk memperluas areal pengembangan sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman kakao milik Petani.

“Alhamdulillah, melalui komunikasi dan upaya yang kami lakukan dengan Kementerian Pertanian, dari alokasi awal 6.550 hektare kakao, kita mendapatkan tambahan 2.500 hektare sehingga totalnya menjadi 9.050 hektare,” kata Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase.

Menurut Bupati Erwin, tambahan alokasi tersebut merupakan peluang bagi Daerah untuk memperluas pengembangan kakao dan meningkatkan kapasitas perkebunan Masyarakat.

Oleh sebab itu, dukungan program tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal agar memberikan dampak terhadap produktivitas dan kesejahteraan Petani.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, Pemda Parigi Moutong tekah menyalurkan bantuan bibit kakao kepada petani.

Selain bibit, petani juga memperoleh insentif biaya tanam atau upah tenaga kerja (HOK) senilai Rp1.300.000 per Ha.

Bantuan insentif tersebut ditujukan untuk meringankan beban biaya tenaga kerja Petani dalam proses penanaman, sekaligus mempercepat pelaksanaan peremajaan tanaman kakao.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini. Kami berharap tambahan alokasi dan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani untuk mengembangkan perkebunan kakao,” harapnya. (Mir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *