Daerah  

Pemda Parigi Moutong Terbuka Terhadap Kritik Pers

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase di posisi tengah hadir dan membuka pelaksanaan UKW berlangsung, Selasa Pagi (03/11/2026). Foto : Diskominfo

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, terbuka terhadap kritik dan masukan dari kalangan Pers sebagai bagian dari upaya memperbaiki kebijakan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase mengatakan, Pers memiliki kedudukan strategis dalam kehidupan demokrasi. Selain menyampaikan informasi kepada Masyarakat, Pers juga menjalankan fungsi pengawasan sosial, menjadi ruang pertukaran gagasan, serta menjembatani komunikasi Pemerintah dan Masyarakat.

Menurut Bupati Erwin, keberadaan Pers yang profesional dibutuhkan Pemda untuk mendukung penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan yang transparan, partisipatif, serta berorientasi pada kepentingan Masyarakat.

Oleh sebab itu, kritik dari Pers merupakan bagian penting dalam mengingatkan Pemerintah agar tetap berhati-hati dalam mengambil kebijakan, terutama yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik.

“Silakan dikritik selagi itu baik untuk Pemerintah, baik untuk Masyarakat, terutama untuk pembangunan Daerah Parigi Moutong. Kritik itu membuat kita selalu sadar dan berhati-hati dalam mengambil kebijakan, terutama yang berkaitan dengan kepentingan publik,” katanya, saat membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026 di salah satu Hotel ternama di Kelurahan Masigi, Selasa (03/11/2026).

Bupati Erwin menyebutkan, komunikasi Pemda dan insan Pers di Parigi Moutong selama ini telah terjalin dengan baik. Sehingga diharapkan, hubungan tersebut terus dipertahankan melalui sinergi dan kemitraan yang saling mendukung, tanpa mengabaikan tugas serta fungsi masing-masing secara profesional.

Melalui UKW, dapat menjadi salah satu upaya untuk memastikan insan Pers memiliki kemampuan, profesionalisme, dan integritas dalam menghasilkan pemberitaan.

Terlebih, perkembangan teknologi digital dan media sosial menghadirkan tantangan tersendiri bagi dunia Jurnalistik. Derasnya arus informasi harus diimbangi dengan kemampuan melakukan verifikasi fakta, menjaga objektivitas, serta menghindari penyebaran informasi bohong atau hoaks.

Wartawan, lanjut Bupati Erwin, tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus cermat, akurat, dan bertanggung jawab terhadap setiap berita yang dipublikasikan.

“Bagi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, keberadaan Pers yang profesional sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Daerah yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan Masyarakat,” sebutnya.

Selanjutnya, Pemda Parigi Moutong terus siap membangun sinergi dan memberikan dukungan terhadap kegiatan positif yang dilaksanakan insan Pers di Parigi Moutong.

“Kami Pemerintah Daerah akan terus bersama-sama dengan teman-teman Wartawan. Jika ke depan ada kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh teman-teman Wartawan, kami siap mendukung dan bersama-sama,” pungkasnya. (Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *