Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Warga terdampak kekeringan di Desa Ogotion, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, menerima bantuan beras cadangan pangan Pemerintah, masing-masing 10 kilogram, dengan total 940 kilogram yang diserahkan, Kamis (05/11/2026).
Disebutkan, saat ini Parigi Moutong sedang menghadapi fenomena alam yang unik. Sebab, sebagian Wilayah Selatan mulai dari Kecamatan Kasimbar, justru dilanda hujan lebat dan banjir, sementara pada Wilayah Utara dari Mepanga, Bolano, hingga Moutong mengalami kekeringan berkepanjangan sekaligus ancaman kebakaran hutan yang sampai hari ini masih terus dipadamkan Petugas.
“Di Desa Gunung Sari saja, lebih dari 120 hektare hutan terbakar. Butuh empat hari empat malam untuk memadamkannya. Sebelum itu, sudah lebih dari 50 titik kebakaran terjadi,” sebutnya.
Kekeringan membuat lahan pertanian dan perkebunan di Wilayah Utara mengering, sehingga Warga yang bergantung pada hasil kebun mulai kesulitan memenuhi kebutuhan pangan.
Bupati Erein mengingatkan, agar Masyarakat tetap berhati-hati dan tidak membakar lahan di musim kemarau yang masih diperkirakan berlangsung hingga Februari 2027 ini.
Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong memastikan penyerahan bantuan beras tidak berhenti sampai di Kecamatan Mepanga, namun sampai pada Kecamatan Tinombo, Desa-desa terpencil yakni Ogobayas, Taipa Obal, dan Patingke yang kondisinya dilaporkan sangat kritis.
Selain bantuan pangan, turut diberikan bantuan sarana penampung air dan selang untuk membantu Warga mendapatkan akses air bersih.
“Meskipun bantuan ini tidak seberapa, semoga bisa meringankan beban Bapak dan Ibu sekalian. Pemerintah akan terus memantau dan hadir di tengah Masyarakat,” janjinya. (Mir)













