Daerah  

Pemda Parigi Moutong Tingkatkan Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM

Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Parigi Moutong, Fit Dewana. Foto : Ridwan didesain Ai

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, terus meningkatkan kegiatan pendampingan pendaftaran sertifikasi halal kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Sertifikat halal merupakan syarat mutlak atau kewajiban hukum bagi pelaku UMKM, terutama kegiatan usaha di bidang makanan dan minuman,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong Fit Dewana, Senin (12/10/2026).

Fit Dewana menyebutkan, dari 25.146 UMKM di Parigi Moutong masih 123 UMKM memiliki sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), maka Pemda terus berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dengan memenuhi syarat-syarat administrasi berusaha.

Sebab, sertifikat halal merupakan pengakuan Pemerintah atas suatu produk dan menjamin keamanan produk saat dikonsumsi.

“Manfaat lain dari sertifikasi halal yakni untuk menjangkau pasar lebih luas, karena kemasan produk telah berlabel halal dan secara kualitas tentunya sudah terjamin,” sebutnya. 

Pendampingan, lanjut Fit Dewana dilakukan, melalui edukasi dan sosialisasi dengan melibatkan Pemerintah Kecamatan maupun Desa, termasuk berkunjung ke masing-masing pelaku usaha.

Tahun 2026 kuota sertifikasi halal untuk Sulawesi Tengah mencapai 8 ribu sertifikasi, maka Pemda Parigi Moutong mengupayakan kuota tersebut dapat dimaksimalkan untuk pelaku usaha.

“Langkah kami lakukan selain untuk memenuhi syarat administrasi berusaha, juga berupaya meningkatkan kualitas UMKM daerah supaya bisa naik kelas,” ucapnya. 

Sampai saat ini, kondisi pasar semakin luas, bisnis UMKM tidak lagi hanya mengandalkan pasar konvensional untuk menawarkan produk, tetapi telah bertransformasi ke arah sistem digital. 

“Pelaku usaha dituntut lebih inovatif dalam menciptakan suatu produk, kehigienisan dan keamanan pangan serta tampilan kemasan yang bagus disertai label halal memudahkan produk masuk ke retail modern,” tutupnya. (Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *