Disdikbud Atur Gelombang Pelaksanaan TKA, Antisipasi Kendala Jaringan

Pemantauan Pelaksanaan TKA oleh Disdikbud Parigi Moutong, di salah satu Sekolah. Foto: Istimewa

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, terpaksa harus mengatur gelombang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis online untuk jenjang SD/MI, sebagai antisipasi kendala jaringan.

Kabid Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim menyebutkan, bahwa setiap pelaksanaan TKA dibagi menjadi tiga sesi dalam satu hari, menyesuaikan jumlah peserta di masing-masing sekolah.

“Dalam satu sesi, jumlah peserta maksimal sebanyak 20 siswa. Jika jumlah siswa lebih banyak, maka pelaksanaan dibagi hingga tiga sesi. Apalagi TKA dilaksanakan secara daring dengan materi yang mencakup Literasi dan Numerasi,” sebutnya.

Ibrahim menjelaskan, untuk Literasi meliputi kemampuan berbahasa Indonesia, sedangkan Numerasi berkaitan dengan matematika. Selain itu, pelaksanaan TKA juga terintegrasi dengan survei karakter dan survei lingkungan belajar, yang sebelumnya menjadi bagian dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Dengan sistem ini, pelaksanaan ANBK tidak lagi dilakukan secara terpisah, melainkan telah digabungkan dalam TKA. Peserta TKA sendiri difokuskan pada siswa kelas VI, sementara siswa kelas I hingga V diliburkan selama pelaksanaan.

Kemudian, untuk mengantisipasi kendala teknis, khususnya di Wilayah dengan keterbatasan jaringan internet dan listrik seperti Daerah pegunungan di Tinombo, Palasa, dan Tomini, telah dilakukan pemetaan sarana dan prasarana sejak awal.

“Di mana, sekolah dengan fasilitas memadai ditetapkan sebagai pelaksana mandiri, sementara sekolah dengan keterbatasan diarahkan untuk ikut bersama atau menumpang istilihanya di sekolah lain yang memiliki infrastruktur lebih baik,” jelasnya.

Tidak hanya persoalan Jaringan, sebelumnya juga dilakukan simulasi dan gladi guna memastikan kesiapan teknis. Sekolah yang mengalami kendala saat simulasi disarankan untuk tidak memaksakan diri dan segera berkoordinasi untuk pelaksanaan menumpang.

Selain itu, koordinasi dengan pihak PLN dan Telkom turut dilakukan dalam memastikan kestabilan listrik dan jaringan selama pelaksanaan TKA. Hasilnya, hingga hari ketiga pelaksanaan gelombang I tahap II, belum terdapat laporan gangguan signifikan, terutama terkait pemadaman listrik.

“Pelaksanaan TKA ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong ,” pungkasnya.

Pelaksanaan TKA dibagi dalam beberapa gelombang Gelombang I tahap I pada 20–21 April, gelombang I tahap II pada 22–23 April, dan golombong II tahap I dijadwalkan pada 27–28 April serta gelombang II tahap II pada 29–30 April.

Selanjutnya, terdapat gelombang khusus pada 25–26 April yang diperuntukkan bagi Sekolah atau Murid yang belum sempat mengikuti pada gelombang sebelumnya. (Mir)

Exit mobile version