Warga Tovalo Digegerkan Penemuan Jenazah di Dalam Rumah

Pihak Kepolisian bersama Warga Desa Tovalo, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, saat mengevakuasi Jenazah ke Mobil Ambulance, Selasa (17/03/2026). Foto: Humas Polres Parigi Moutong

Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Warga Dusun Siantas, Desa Tovalo, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong digegerkan dengan penemuan sesosok Jenazah laki-laki yang ditemukan dalam kondisi tengkurap di dalam rumahnya sendiri, Selasa (17/03/2026) sore.

Kapolsek Kasimbar, Ipda I Komang Sukania mengungkapkan, sekitar Pukul 16.00 Wita, Warga bernama Raslin mendatangi rumah korban setelah merasa heran dengan ketidakhadiran korban beberapa hari belakangan.

“Setelah memanggil korban berulang kali tanpa jawaban, Warga berinisiatif memeriksa lebih lanjut kawasan rumah. Kecurigaan muncul semakin kuat, ketika kerumunan lalat keluar dari celah pintu, dan tercium Aroma menyengat,” ungkapnya.

Lanjut Kapolsek Kasimbar, setelah pintu berhasil dibuka korban diketahui inisial SM usia 58 Tahun, ditemukan dalam posisi tengkurap di dapur rumahnya.

“Jenazah kemudian dievakuasi, bersama tenaga medis Puskesmas Kasimbar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” sebutnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal sekitar 3 hingga 4 hari sebelum ditemukan. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih belum diketahui dan menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Rumah dalam kondisi terkunci dari dalam. Namun demikian, kami masih menunggu keputusan pihak keluarga terkait visum atau otopsi untuk memastikan penyebab kematian,” tandasnya.

Sejauh ini Pihak kepolisian setempat, telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan dokumentasi di lokasi kejadian guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.Masyarakat setempat turut diimbau agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau Masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan isu-isu yang belum tentu benar, seperti dugaan pembunuhan atau hal-hal mistis. Percayakan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian untuk menangani dan mengungkap fakta yang sebenarnya,” pungkasnya. (Ami)

Exit mobile version