Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, mengusukkan setidaknya tiga Lokasi untuk dijadikan Kampung Nelayan Merah Putih atau KNMP. Menyusul rencana Presiden RI Prabowo Subianto, akan membangun sebanyak 500 rumah Nelayan di seluruh Indonesia.
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menyebutkan, dari total 511 kabupaten/kota di Indonesia, terdapat pesisir pantai hanya sekitar 200 Daerah. Dengan kuota 500 rumah nelayan tersebut, diperkirakan setiap kabupaten pesisir berpeluang mendapatkan satu hingga dua kampung nelayan.
“Insya Allah ini bisa disetujui, karena memang ada 500 rumah nelayan yang akan diturunkan langsung oleh Presiden. Dari jumlah itu, daerah pesisir bisa mendapatkan satu hingga dua kampung nelayan,” sebutnya.
Menurut Bupati Erwin, Kabupaten Parigi Moutong dinilai layak mendapatkan alokasi lebih besar, mengingat memiliki garis pantai yang relatif panjang dibandingkan sejumlah kabupaten lain di Indonesia yang hanya memiliki wilayah pesisir sepanjang satu hingga lima kilometer.
“Kalau daerah lain hanya memiliki pesisir 1–2 kilometer, sementara kita memiliki garis pantai yang cukup panjang. Karena itu, kita mengusulkan minimal tiga lokasi Kampung Nelayan Merah Putih,” katanya.
Saat ini, lanjut Bupati Erwin, Pemerintah Daerah telah memasukkan usulan resmi dan diminta oleh Pemerintah Pusat untuk menyampaikan Lokasi yang benar-benar siap dan dibutuhkan Masyarakat.
Sejumlah titik yang diusulkan yaitu Des Poli dan Tada, Kecamatan Tinombo Selatan. Kemudian, Desa Sandana, Kecamatan Kasimbar, Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan, serta Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah.
Menurutnya, lokasi-lokasi tersebut telah disiapkan dan dinilai memenuhi kriteria untuk pengembangan kawasan kampung Nelayan terpadu. Program KNMP sendiri diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperbaiki kualitas hunian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan usulan tersebut secara adil, sejalan dengan kebutuhan daerah yang memiliki kawasan pesisir luas dan potensi kelautan yang besar. (Mir)












