Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mencatat, peristiwa Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Dua Wilayah saat ini telah berdampak pada luasan mencapai 147 hektare.
Plt Kalak BPBD Parigi Moutong, Rivai menyebutkan, sebaran Karhutla meliputi Dusun I Desa Avolua seluas 29 hektare, Dusun II dan III Desa Avolua seluas 99 hektare, wilayah perbatasan Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, dan Desa Uevolo seluas 19,66 hektare, serta Dusun I Desa Towera, Kecamatan Siniu seluas 2,2 hektare.
“Data sementara di lapangan, total luasan Karhutla yang terdampak mencapai kurang lebih 147 hektare dan masih terus kami pantau perkembangannya,” katanya.
Dengan dampak luasan Karhutla itu, pihak BPBD telah membentuk Posko terpadu percepatan penanganan karhutla sekaligus dampak kekeringan, serta menggerakkan sebanyak 334 personel gabungan lintas instansi.
“Personel yang kami turunkan berasal dari berbagai unsur, mulai dari Damkar, Manggala Agni, BPBD provinsi dan kabupaten, TNI-Polri, hingga relawan dan organisasi kemanusiaan,” jelasnya.
Selain itu, BPBD juga mengerahkan dukungan fasilitas sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran, diantaranya 2 unit mobil Damkar kabupaten, 1 unit mobil damkar provinsi, 2 unit mobil tangki air BPBPK, 2 unit mobil tangki air BPBD Provinsi, 1 unit mobil tangki air PUPRP Kabupaten, 1 unit mobil tangki air PMI, 1 unit trailer tangki air BPBD Kabupaten, serta sejumlah kendaraan operasional lainnya.
“Kami juga menyiapkan puluhan sprayer gendong untuk pemadaman manual di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan,” tambahnya.
Seluruh Masyarakat Parigi Moutong diharap agar tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca kering dan angin yang cukup kencang. Selain itu diminta, tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.
“Peran aktif Masyarakat sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tutupnya.***












