Parigi Moutong, redaksirakyat.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menegaskan kepada pihak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tidak menghambat aktivitas investasi yang tengah berjalan, melainkan memberikan dukungan penuh, terutama dalam hal penyelesaian perizinan pada Packing House Durian.
Menurut Gubernur Anwar Hafid, tugas Pemerintah harus mampu menjadi fasilitator yang memberikan kemudahan bagi para investor, yang tengah berkembang.
Gubernur Anwar Hafid menyebutkan, investasi merupakan peluang penting untuk mendorong pertumbuhan Ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja bagi Masyarakat.
“Kita pemerintah harus memberi karpet merah bagi para investor, karena ini menyangkut kepentingan investasi di Daerah,” pinta Anwar Hafid, usai meresmikan Packing House PT. Pondok Durian Sulawesi, Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (27/03/2026).
Lebih lanjut Gubernur Anwar Hafid, Pemda baik Kepala Daerah maupun DPRD, agar turut memberikan dukungan konkret terhadap kelangsungan investasi. Salah satunya dengan membantu menyelesaikan kendala perizinan yang masih tertunda.
“Kepada Pemda dan DPRD untuk memberikan dukungan. Kalau masih ada perizinan yang belum selesai, tolong dibantu dan diselesaikan. Jangan sampai dihentikan, karena ini menyangkut orang yang sedang bekerja,” tegasnya.
Gubernur Anwar Hafid menekankan, bahwa penghentian aktivitas usaha dapat berdampak langsung pada Masyarakat, khususnya para pekerja yang menggantungkan hidup dari kegiatan tersebut.
Selain itu, sebagian besar aktivitas usaha yang berjalan seperti Packing Hause Durian tidak menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan.
“Nah, kasihan Masyarakat kita yang bekerja, kemudian usaha bisa terhambat. Saya kira usaha ini juga tidak menimbulkan dampak lingkungan yang terlalu besar,” jelasnya.
Meski dengan terbuka jalur investasi untuk Durian, Gubernur Anwar Hafid tetap memberikan penegasan terhadap pelaku usaha yang melanggar hak-hak Masyarakat. Sehingga, tidak terdapat keraguan untuk dilakukan penindakan jika ditemukan pelanggaran serius.
“Jadi hanya dua hal yang saya sampaikan tadi, kalau tidak membayar durian Rakyat atau tidak membayar tenaga kerja, itu kita tutup. Tapi di luar itu, sebaiknya jangan dilakukan penutupan,” pungkasnya.
Tugas Pemda saat ini, bagaimana memastikan investasi berjalan dengan baik, sekaligus membantu pelaku usaha memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.
“Kalau ada perizinan yang belum lengkap, tugas kita adalah membantu untuk melengkapinya. Itu peran Pemerintah,” tutupnya. (Ami)












